«

»

Okt 07

UPAYA MENGHADAPI BERBAGAl ALIRAN SESAT

Hari/Tgl : Sabtu, 04 Jumadil-Awwal 1426 H / 11 Juni 2005
Pukul : 10.00 – 12.00 Wib (Dhuhur berjama’ah)
Tempat : Masjid Jami’ Baitul-Muttaqin komplek Muara Bdg
Tema/ No : “UPAYA MENGHADAPI BERBAGAI ALIRAN SESAT ”

Artinya:

“Yang mereka sembah selain Alloh itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka, yang dila`nati Alloh dan syaitan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya)”.
(Q.S. an-Nisa,4 : 117-118)

Artinya:

“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merobah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnya”. Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (Q.S. an-Nisa,4: 119-120)

P E N J E L A S A N S I N G K A T

Berbagai ajaran/aliran yang mengatasnamakan “Islam” padahal sebenarnya adalah ajaran/aliran sesat dan menyesatkan ummat, dewasa ini semakin marak bermunculan di tengah-tengah ummat Islam. Hal ini tidak dapat dibiarkan ! Harus segera dihentikan dan dikikis habis sampai ke akar-akarnya. Karena jelas apabila dibiarkan akan merusak aqidah ummat Islam dan akan menyesatkan ummat Islam, terutama bagi saudara kita yang –maaf- pemahaman terhadap Dinul-Islamnya masih sangat dangkal. Mereka akan menjadi korban penipuan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

HAKIKAT ALIRAN/AJARAN SESAT

Apabila dirujukan kepada al-Qur’an, jelas sekali sesungguhnya ajaran/aliran sesat itu bermunculan dari ajaran syaithon yang menyusuf pada hati manusia yang telah dikuasai oleh syaithon untuk mempengaruhi ummat manausia agar tersesat jauh dari hidayah Alloh Swt (Q.S. an-Nisa,4 : 117-118).

CARA SYAITHON MENGGODA MANUSIA

1. Mempengaruhi manusia agar berbuat jahat dan keji (Q.S. al-Baqoroh,2: 169)

Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.

2. Membangkitkan angan-angan kosong pada hati manusia hingga lalai dari ibadah kepada Alloh Swt (Q.S. an-Nisa,4: 120)

Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.

3. Berusaha menimbulkan permusuhan dan kedengkian di antara manusia, sedhingga timbul permusuhan dan peperangan (Q.S. al-Maidah,5: 91)

Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

CARA MENGHADAPINYA

1. Jangan takut kepada Syaitan, takutlah hanya kepada Alloh (Q.S. Ali ‘Imron, 3: 175)

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

2. Mantapkan keimanan kepada Alloh Swt dengan cara mentauhidkan Alloh Swt dan jauhkan diri dari berbagai bentuk kemusyrikan.

3. Perdalam pengkajian tentang Dinul-Islam secara kaaffah dengan langsung kepada sumber pokoknya : al-Qur’an dan as-Sunnah.

4. Apabila muncul suatu ajaran/aliran sesat jangan mudah terpengaruh, ukur kebenarannya dengan al-Qur’an dan as-Sunnah.

5. Rapatkan barisan, jalin shilaturrhim dan wujudkan ukhuwah Islamiyyah di antara segenap ummat Islam serta jauhi tafarruk (Q.S. Ali ‘Imron, 3: 103)

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni`mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni`mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

6. Gebyarkan Da’wah Islamiyyah ke berbagai lapisan ummat Islam, terutama ke daerah-daerah terpencil (Q.S. Ali ‘Imron, 3: 104-105; an-Nahl, 16: 125)

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Jangan Malu Karena Kecil dan Jangan Sayang Karena Besar

Disampaikan Oleh: Asep Rohiddin

Pengasuh Acara Dialog Islam pada Radio RAMA 104,7 Fm Bandung

setiap hari pkl. 04.00 – 06.00 Tlp. On-Air 5211 642 dan 5211 671

Pimpinan PPI (Pusat Pendidikan Islami) AT-TAQWA Kebon Kopi Cibeureum

Kota Cimahi – Jawa Barat Tlp. (022) 600 2345: HP. 0815 609 6268

Proses Pembangunan Gedung Baru DM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>