Berita DM

Embarkasi Batam Ingatkan Jamaah Aturan Lempar Jumrah

Galamedia

Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam mengingatkan seluruh jamaah untuk mengikuti aturan lempar jumrah yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, demi menghindari insiden yang membahayakan keselamatan jamaah.

“Kami mengingatkan jamaah haji untuk memaruhi larangan waktu melontar yang telah ditentukan. Seluruh petugas Kloter terus mengingatkan,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi di Batam, Minggu (11/9/2016).

Beberapa waktu yang dilarang adalah pada 10 Djulhijah yaitu mulai pukul 6.00-10.30 Waktu Arab Saudi, pada 11 Djulhijah pukul 14.00-18.00 WAS dan pada 12 Djulhijah pukul 10.30-14.00 WAS.

Dalam waktu-waktu itu, jamaah asal Timur Tengah sedang melakukan ibadah lempar jumrah, karenanya perlu dihindari agar tidak bentrok.

Ia juga mengingatkan jalur yang boleh dilewati jamaah Indonesia menuju lokasi lempar jumrah, yaitu melalui Terowongan Muasin.

“Supaya tidak terjadi tragedi bila jamaah melalui tidak pada jalurnya,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia kembali mengingatkan agar jamaah tidak menggunakan peralatan listrik tanpa pengawasan di dalam pemondokan, demi menghindari bahaya koslet dan kebakaran.

“Insiden di pemondokan 624 wilayah Syisyah kamar 215, itu karena ada jamaah kita yang menggunakan peralatan listrik masak ‘rice cooker’ dan ‘cas’ HP menyebabkan konslet listrik dan terbakar,” katanya.

Karenanya jamaah agar menghindari memasak dalam kamar, yang ditinggalkan, tanpa pengawasan.

Ia menjelaskan, insiden yang melibatkan jamaah Embarkasi Batam terjadi karena pada saat itu PPIH di Mekah tidak menyiapkan makan, sehingga jamaah memutuskan untuk memasak sendiri.

“Karea saat itu, H-5 wukuf di Arafah, makanan di-stop, karena distribusi makanan terhalang jalan yang ditutup,” katanya.

Mardjan Zen